Melihat kembali ada apa dengan tragedi Marriot II

Juli 28, 2009

bom marriot, ada apa ??
1. MU batal datang deh..

2. apa ini?? lagi2 bom.. apa yg terjadi dgn security hotel.. apa mereka lalai atau memang teroris yang tambah pandai… bagaimana cara mereka mengelabui security?? hmm.. teroris sangat kreatif pastinya..

skilas saya berpikir ttg penyebabnya:

menurutku pelaku bom i2 seperti anak hilang.. dy tidak mengerti tp berteriak-teriak akan pembelaan thdp agama.. padahal yg mereka perjuangkan bknlah Tuhan (yg dipandang sempit sebagai sebuah agama) melainkan kebohongan belaka… Mereka dibohongi o/ org2 yg sdh menganggap dirinya seperti Tuhan.. (aka devil).. Mereka merasa bs Baca entri selengkapnya »


“SEMBILAN KADO TERINDAH”

September 12, 2008

Sumber: Milis Unknown

Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat,dan tak perlu membeli !
Meski begitu, sembilan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak
ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

1. KEHADIRAN:
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai
harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya. Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai Baca entri selengkapnya »


Pelajaran Penting ke-2 — Penumpang yang Kehujanan

September 1, 2008

Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita  negro rapi yang
sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama . Ia  nampak mencoba
bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti  badai. Mobilnya
kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat ingin  menumpang mobil.
Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil  yang lewat.
Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule, dia berhenti  untuk
menolong ibu ini. Kelihatannya si bule ini tidak paham akan konflik  etnis
tahun 1960-an, yaitu pada saat itu. Pemuda ini akhirnya membawa si ibu
negro selamat hingga suatu tempat, untuk mendapatkan pertolongan, lalu
mencarikan si ibu ini taksi. Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu
tadi  bertanya tentang alamat si pemuda itu, menulisnya, lalu mengucapkan
terima kasih  pada si pemuda.

7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule  ini diketuk
seseorang. Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman  sebuah
televisi set besar berwarna (1960-an!) khusus dikirim kerumahnya.Terselip
surat kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah :”Terima kasih nak,
karena membantuku di jalan tol malam itu. Hujan tidak hanya membasahi
bajuku,  tetapi juga jiwaku. Untung saja anda datang dan menolong saya.
Karena  pertolongan anda, saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku yang
sedang  sekarat… hingga wafatnya”. Tuhan memberkati anda,karena membantu
saya dan  tidak mementingkan dirimu pada saat itu”

Tertanda Ny.Nat King Cole.
*Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA


Pelajaran penting pertama

Agustus 20, 2008

Pelajaran Penting ke-1:

Pada semester2 awal kuliah saya, seorang profesor memberikan quiz
mendadak pada kami.  Karena kebetulan cukup menyimak semua
kuliah-kuliahnya,saya cukup cepat  menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada
soal yang terakhir. Isi soal terakhir  ini adalah : Siapa nama depan wanita
yang menjual di dekat tangga?

Saya yakin soal ini cuma “bercanda”. Saya sering melihat perempuan  ini.
Pendek, berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu
nama depannya…? Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan
jawaban soal terakhir kosong. Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya
pada  Profesor itu, mengenai soal terakhir akan “dihitung” atau tidak..
“Tentu Saja Dihitung !!” kata si Profesor.

“Pada perjalanan  karirmu, kamu
akan ke temu banyak orang. Semuanya penting!.
Semua harus kamu  perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong
senyuman, atau  sekilas “hallo”!
Saya selalu ingat pelajaran itu. Saya kemudian tahu,  bahwa nama depan ibu itu adalah “Maimun”.