Letter From God

November 20, 2008

Saat kau bangun di pagi hari, Aku memandangmu dan

berharap engkau akan berbicara kepada-Ku, walaupun

hanya sepatah kata, meminta pendapat-Ku atau bersyukur

kepada-Ku atas sesuatu hal indah yang terjadi di dalam

hidupmu kemarin, tetapi Aku melihat engkau begitu

sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja.

Aku kembali menanti.

Baca entri selengkapnya »


POHON APEL dan ANAK LELAKI

November 20, 2008

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula, pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. “Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu. Baca entri selengkapnya »